Program MTsN 1 Tegal Di Tahun Ajaran 2017-2018

Program MTsN 1 Tegal telah disusun pengelola madrasah yang diantaranya meliputi Waka Kesiswaan, Waka Kurikulum, Waka Humas, dan Waka Sarpras. Program ini disosialisasikan bersamaan dengan Pembinaan dari Kepala Madrasah untuk Guru dan Staf TU. Acara yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 14 Agustus 2017 sejak jam pertama dibuka oleh Bapak H. Ahmadun selaku Wakil Kepala Madrasah di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).

Pembinaan Kepala Madrasah

Selanjutnya diisi acara inti yaitu Pembinaan oleh Kepala Madrasah yang menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan di MTsN 1 Tegal jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Pada kesempatan ini kepala madrasah mensosialisasikan Instruksi Presiden kepada seluruh kementerian agar menghemat keuangan yang ada di DIPA/BOSS minimal 20% dari Pagu yang didistribusikan. Oleh karena itu kegiatan yang berkaitan dengan Delapan Standar Pendidikan hendaknya dilaksanakan dengan hemat, efektif, dan seefisin mungkin.

Sebelumnya, Kepala Madrasah, Kepala TU dan Bendahara telah melakukan komunikasi dengan beberapa sekolah/madrasah lain, dan mengambil kesimpulan bahwa kondisi ini tidak perlu dipolitisir.
Intinya keuangan negara tidak perlu diragukan lagi kegunaannya untuk apa dan bagaimana.
Pada pembinaan kali ini juga, Kepala Madrasah mengundang secara lesan kepada Guru dan Staf TU untuk hadir dalam Pembinaan Irjen dari Jakarta yang berkaitan dengan tupoksi pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017 pukul 13.00 bertempat di Aula MTsN 1 Tegal. Undangan tersebut rencananya juga akan disampaikan tembusannya kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tegal, Kasubag TU, Kasi Penma, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), dan Komite MTsN 1 Tegal beserta jajarannya.

Selain itu, Kepala Madrasah juga menyampaikan kepada Guru untuk segera melengkapi perangkat pembelajaran. Kamad juga menyampaikan kepada bagian-bagian terkait untuk melakukan persiapan internal dan eksternal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Diantara persiapan tersebut adalah upacara bendera di Madrasah dan di Desa Lapangan Jatimulya serta Konvoi atau karnaval Kabupaten Tegal.

Pada season lain-lain dibuka kesempatan kepada beberapa Guru dan Staf TU untuk menyampaikan pertanyaan, diantaranya adalah:
  1. Bapak H. Mukhlisin, Dip.Ed., Guru Bahasa Inggris, mengusulkan tambahan tentang pelaksanaan Istighosah dan Sholat Berjamaah yang kemudian langsung ditanggapi bagian Humas.
  2. Bapak Drs. Haris Wigiyarta yang menyampaikan pertanyaan mengenai pedoman baku serta dasar penggunaan Buku Kerja I, II, III, dan IV.
  3. Bapak Nur Puad, M.S.I, yang mengusulkan pembagian tugas serta beban jam mengajar agar merata dan tidak terjadi merangkap jabatan. Sehingga tidak sampai sampai kontras perbedaannya ada yang 40 JP sedangkan di sisi lain ada yang kurang dari 15 JP.

Program Humas MTsN 1 Tegal

Selain bergerak pada tupoksinya, Waka Humas berencana akan melaksanakan agenda rutin pada hari Jum'at pertama setiap satu bulan sekali di pagi hari dalam bentuk Istighosah bersama. Tujuannya adalah memohon agar Warga MTsN 1 Tegal senantiasa diberi semangat dan keberkahan dalam beraktifisas.


Berkaitan dengan program ini, Bapak H. Mukhlisin Dip.Ed menyampaikan usulan agar Guru dan Staf TU turut serta dalam kegiatan Istighosah bersama. Selain itu, diupayakan kepada panitia agar tidak terkesan dadakan atau asal-asalan dengan cara memberikan kenyamanan kepada para peserta. Hal ini bisa dilakukan melalui koordinasi dengan peserta didik untuk mempersiapkan tempat agar bisa digunakan bersama dengan layak. Pada kesempatan tersebut, Mantan Waka humas sekaligus Calon Kepala Madrasah tersebut juga menyampaikan agar pelaksanaan sholat berjamaah juga didukung dengan keteladanan dari Guru dan Staf TU.

Program Kurikulum MTsN 1 Tegal

Setelah terjadi perubahan struktur pejabat kurikulum, yaitu dari Bapak Sugiarto, S.Pd kepada Bapak Sodikin, S.Pd, maka pada kesempatan ini pejabat baru menyampaikan beberapa hal terkait dibidang kurikulum, diantaranya:
  1. Menanggapi kesepakatan 2 tahun yang lalu antara pengurus koperasi dan anggota bahwa: "siapapun yang diangkat menjjadi Waka harus mundur dari Ketua Koperasi", maka Bapak Sodikin, S.Pd selaku Waka Kurikulum yang baru sekaligus Ketua Koperasi merespon: "Jika dipilih melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT), maka pamitan juga melalui RAT berikutnya". Hal ini diperkuat dengan beberapa argumen: Pertama, dalam peraturan tidak ada istilah RAT Istimewa. Kedua, anggaran yang diperlukan untuk mengadakan RAT, jika akan dilaksanakan RAT Istimewa, lebih dari 30 juta. Kesimpulannya, kondisi aturan yang tidak meng-cover dan besarnya anggaran yang diperlukan, tidak memungkinkan dilaksanakannya pergantian kepengurusan.
  2. Guna melancarkan Kegiatan Belajar Mengajar, maka Buku Kerja tetap diterapkan di MTsN 1 Tegal. Hal ini sejalan dengan hasil pelatihan yang diikuti beliau selama sepuluh hari di Semarang, bahwa mengenai format perangkat pembelajaran diserahkan kepada pihak madrasah dan disesuaikan dengan pola kebiasaannya.
  3. Berkaitan dengan kejadian di beberapa madrasah yang menjumpai ketidakcocokan data guru dengan proses pembelajaran, maka Jurnal Pembelajaran di kelas mohon diisi.
  4. Jika berhalangan mengajar, sempatkan untuk menitipkan tugas kepada Waka Kurikulum, Asisten Kurikulum (Bapak Nurokhman, Bapak Ali Topik, dan Bu Isnen) atau Guru Piket agar Tata Kelola kelas saat kosong bisa lebih tertib dan tidak mengganggu kelas lainnya.
  5. Berkaitan dengan Penilaian, bagi guru yang telah melaksanakan penilaian terhadap peserta didik, nilai bisa diserahkan kepada bapak Ali Topik untuk kelas 7, Bapak Nurohman untuk kelas 8, dan Bu Isnen untuk kelas 8. Jika terdapat peserta Didik yang belum tuntas, maka sebaiknya dilakukan tindakan remidial terlebih dahulu. Khusus untuk Penilaian Sikap, kurikulum akan mengoptimalkan tiga komponen utama yang berperan penting, yaitu: Wali Kelas, Guru Layanan Bimbingan Konselling (BK), dan Guru Mapel (Pelajaran Agama K1 dan PPKn KI 2). Sistem penilainannya, Guru Mapel, BK, dan Wali Kelas akan diberi format nilai dengan cara pengisian yang ditulis adalah perilaku ekstrim (+) untuk baik dan (-) untuk buruk serta catatan waktu-tanggal kejadiannya.
  6. Berkaitan dengan penyampaian dari Bapak Nur Puad, ke depan Kurikulum akan berupaya untuk menggunakan skala prioritas masuk ke madrasah dalam hal pembagian tugasnya.

Program Kesiswaan MTsN 1 Tegal

Sebelumnya, Bapak Ahmad Zahid selaku Waka Kesiswaan menambahkan poin untuk Kurikulum mengenai pelaksanaan Supervisi, telah disediakan formulir pendaftarannya bagi guru untuk membuat jadwal yang meliputi nama, mata pelajaran, kelas, dan jam. Penilaian Tengah Semester (PTS) rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 s/d 30 September 2017. Oleh karena itu Guru dimohon mempersiapkan segala perangkat yang dibutuhkan untuk PTS dan Supervisi.

Selain itu, beliau juga menyampaikan beberapa hal sekaligus penegas terkait dengan tema pertanyaan serta yang disampaikan pada sesason sebelumnya:
  1. Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG) sudah dijadwalkan pada bulan September s/d Nopember 2017;
  2. Berkaitan dengan Perangakat Pembelajaran, Permendikbud No 49 Tahun 2000 mencantumkan tugas pokok Guru dalam hal Perencanaan (Promes, Prota, RPP), Pelaksanaan (Jurnal sesuai dengan yang ada di kelas), Evaluasi (berkaitan dengan Ulangan Harian, PTS, dan PAS), dan Tindak Lanjut (Remidial serta Pengayaan).
  3. Menanggapi masukan dari Bapak Nur Puad, Waka Kesiswaan menyampaikan bahwa rata tidak berarti semua 40 atau semua 24 jam pelajaran, melainkan kondisional.
  4. Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia akan dilaksanakan di Madrasah dan di Lapangan Jatimulya;
  5. Tanggal 18 Agustus MTsN 1 Tegal akan berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval Kabupaten Tegal.

Program Sarpras MTsN 1 Tegal

Pada kesempatan ini disampaikan permohonan maaf karena ruang kelas baru belum bisa ditempati. Semoga satu bulan mendatang, maksimal Nopember, ruangan bisa ditempati peserta didik. Selain itu, permohonan maaf juga disampaikan terkait dengan tempat ibadah yang kondisinya belum kondusif dengan berbagai alat dan bahan serta aktifitas bangunan ruang kelas sebelahnya.

Usai penyampaian Program Humas, Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarpras, beberapa informasi juga disosialisasikan kepada Guru dan Pegaai diantaranya:
  1. Pengurus PGRI mengeluarkan edaran tentang kenaikan iuran per Juni sebesar Rp. 4000,- sehingga menjadi Rp. 12.000,-
  2. Kegiatan Kurban rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 2 September 2017 dengan jumlah target 2 sapi dan 1 ekor kambing, oleh karena itu dimohon keikhlasan dari Bapak/Ibu Guru dan Staf TU untuk berpartisipasi dengan keikhlasan memberikan sumbangan berupa uang nominal untuk Guru PNS Rp. 125.000,-, Guru Non PNS Sertifikasi Rp. 100.000,-, dan GTT, PTT Non Sertifikasi Rp. 50.000,-

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Program MTsN 1 Tegal Di Tahun Ajaran 2017-2018"

Post a Comment

If this article helpful, please share it...
We are waiting for your polite comments for our good ...