Pengayaan Mata Pelajaran Prakarya Melalui Heimatkunde Di Pabrik Teh Hitam Kaligua

Observasi di lokasi Pabrik Teh Hitam Kaligua merupakan salah satu kegiatan yang diagendakan dalam Heimatkunde MTs Negeri 1 Tegal (MTsN Model Babakan Lebaksiu) tahun 2016. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 13 Oktober ini merupakan bentuk pengayaan materi Budidaya Tanaman mata pelajaran Prakarya.

Didahului dengan observasi di lingkungan Telaga Renjeng, sebagai tempat pelepas lelah setelah sekitar dua jam di perjalanan dan sekaligus persiapan, 128 peserta serta beberapa pendamping Heimatkunde disambut sejuknya udara perbukitan sebelum melaksanakan kegiatan di Sentra Budidaya dan Pengolahan Teh Kaligua. Hingga kemudian rombongan melanjutkan perjalanan kurang dari sepuluh menit dan tiba di Pabrik Teh Hitam Kaligua. 

Pabrik Teh Kaligua Brebes
Peserta, Pendamping, dan Panitia disambut baik oleh pengelola dan beberapa karyawan pabrik yang sedang bersiap untuk bekerja. Kunjungan pertama Peserta diberi materi pengenalan tentang sejarah berdirinya Pabrik Teh, pengetahuan berupa kondisi kebun teh, serta proses pembuatan Teh Hitam Kaligua.

Dijelaskan oleh pihak pengelola bahwa Pabrik Teh Hitam Kaligua telah beroperasi resmi sejak tahun 1971 meski sebelumnya juga sudah ada kegiatan budidaya teh pada puluhan hektar lahan dan pengolahannya. Menurut pengelola, selain memproduksi Teh Hitam, Kaligua juga menghasilkan teh pucuk yang berkualitas tinggi untuk dikirim di Semarang.

Kegiatan Heimatkunde di Pabrik Teh Hitam Kaligua Brebes
Dideskripsikan pula oleh pemandu dari pihak pengelola bahwa proses pengolahan dilakukan mulai dari pemetikan daun teh di kebun, kemudian dibawa manggunakan truk, dan dilanjutkan dengan memasukkan teh kedalam ruang pelayuan melalui monorel selama maksimal 20 jam.
Usai dilayukan, teh akan dimasukkan pada mesin penggiling hingga beberapa tahap hingga kemudian dimasukkan pada mesin panas pada ruang penguapan. Proses demi proses, termasuk memilah teh, dilalui dan pengepakan serta pemasaran.

Pihak pengelola juga mengajak peserta Heimatkunde berkeliling Pabrik agar lebih mengenal dan memahami tiap ruang serta mesin yang digunakan. Saat observasi berlangsung, peserta juga mendapat kesempatan melihat secara langsung proses pengangkutan teh dari truk, kemudian diletakkan dan diangkat ke atas menggunakan monorel menuju ruang pelayuan. Pada tahap ini peserta dan pendamping juga berkesempatan melihat cara pelayuan dan berinteraksi dengan karyawan yang didominasi ibu-ibu.

Proses produksi Teh Hitam Kaliguaa Brebes
Usai dari ruang Pelayuan, peserta turun menuju ruang penggilingan yang suasananya agak bising dengan suara mesin. Di ruang ini, semua pekerjanya adalah laki-laki, teh juga melalui proses fermentasi. Kemudian masuk ke ruang sebelahnya, yaitu penguapan, yang agak panas dan dihuni serta diisi oleh pekerja laki-laki. Pada tahap berikutnya, peserta diajak menuju ruang Packing, untuk melihat proses pengepakan Teh Hitam Kaligua. Produk Teh Hitam Kaligua sendiri, menurut guide, dipasarkan di wilayah Kaligua dan dikirim di beberapa kota Indonesia, bahkan sampai diekspor.

Selanjutnya, menjelang pukul 11.30 perjalanan dilanjutkan menuju ke obyek Heimatkunde II, yaitu Gua Jepang di pusat kebun teh dengan lokasi bukit yang lebih tinggi dan melalui Tuk Bening.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengayaan Mata Pelajaran Prakarya Melalui Heimatkunde Di Pabrik Teh Hitam Kaligua"

Post a Comment

If this article helpful, please share it...
We are waiting for your polite comments for our good ...